Oleh: fahrymuda | November 14, 2011

NEW 7 WONDERS OF NATURE

Hasil pemilihan suara terbanyak untuk menentukan tujuh keajaiban alam dunia yang baru telah memiliki hasil akhirnya pada Jumat 11 November 2011 kemarin. Masyarakat Indonesia pun turut bangga, karena salah satu dari tujuh lokasi terpilih adalah Taman Nasional Komodo, yang terletak di Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Sebagaimana dilansir CNNGo, pada Senin (14/11/2011), yayasan New 7 Wonders of Nature yang didirikan pada tahun 2007 mengadakan pemilihan ini untuk meningkatkan perhatian masyarakat dunia akan adanya situs-situs paling cantik yang ada di dunia ini.

Dengan menggunakan kriteria seperti kecantikan dan keunikan alam, signifikansi ekologi, dan warisan sejarah, jutaan pemilih mengambil bagian dalam pemilihan ini. Berkantor di Museum Heidi-Weber, Zurich, Swiss, yayasan New 7 Wonders didirikan oleh seorang warga Kanada yang lahir di Swiss, Bernard Weber. Weber sendiri merupakan seorang pembuat film dan penulis.

Dengan tidak berpengaruh pada urutan angka, berikut inilah tujuh situs tercantik dunia yang berhasil memenangkan pemilihan suara di ajang New 7 Wonders of Nature:

1. Sunga1 Amazon USA.

Sungai Amazon (Dalam bahasa Spanyol : Río Amazonas, dalam bahasa Portugis : Rio Amazonas) adalah sungai di Amerika Selatan yang merupakan sungai terpanjang kedua di dunia (Sungai Nil di Afrika merupakan yang terpanjang). Sungai Amazon memiliki total aliran terbesar dari sungai manapun, membawa lebih dari Sungao Missisippi, Nil dan Yangtze digabungkan. Amazon juga memiliki sistem peraliran terbesar dari seluruh sistem sungai. Meskipun Nil sungai terpanjang, namun Amazon bisa dianggap “Terkuat” (dilihat dari jumlah air yang mengalir per detik).

Amazon River

Baca Lanjutannya…

Oleh: fahrymuda | November 7, 2011

Serigala Aesophos

Refleksi Fahry**

Aesophos dari Yunani pernah berkisah tentang seekor srigala yang kelaparan. Di tengah jalan ia menemukan pohon anggur. Sayang, meski sudah melompat berkali-kali, hewan ini gagal meraih anggur-anggur ranum itu. Akhirnya, sambil pergi ia mendengus, “Ah, anggur masam. Saya memang ogah, kok.”

SRIGALA AESOPHOS

Serigala dalam cerita Aesophos adalah cermin orang yang cenderung menimpakan persoalan kepada orang lain ketika suatu masalah datang kepadanya. Orang semacam ini, kata William Ryan, cenderung melemparkan semua pangkal masalah justru kepada penderitanya (blaming the victim).
Baca Lanjutannya…

Oleh: fahrymuda | November 7, 2011

Raja Midas

Refleksi Fahry**

Dalam legenda Yunani, Raja Midas adalah penguasa rakus. Ia senang menumpuk kekayaan untuk diri dan keluarganya, sementara itu, rakyat dibiarkan sengsara dan menderita. Bahkan tak jarang rakyat dikorbankan demi menggapai ambisi serakahnya. Namun sayang, rakyat tidak berani melawan. Alih-alih menentang, untuk melakukan kritik secara terbuka pun rakyat tak punya nyali.

Suatu kali Raja Midas bersemedi. Dia minta kepada dewa agar tangannya diberi kekuatan magis. Dia ingin agar setiap benda yang disentuh tangannya berubah menjadi emas. Dengan begitu, kekayaannya akan semakin melimpah. Betapa rakusnya Raja Midas.

Raja Midas Ex

Permohonan sang raja dikabulkan. Dia senang sekali. Disentuhlah segala barang di sekelilingnya, dan semua berubah jadi emas. Istananya berubah menjadi istana emas.

Namun malang, ketika lapar dan haus, Raja Midas tak bisa makan dan minum. Sebab, ketika ia menyentuh makanan dan minuman, seketika itu makanan dan minuman menjadi emas. Raja Midas kian lapar dan ia memanggil-manggil istrinya. Ketika istrinya datang, ia memeluknya begitu saja, dan seketika itu pula istrinya berubah jadi patung emas. Melihat apa yang terjadi, Raja Midas menjadi gila.

Episode baru pun dimulai. Raja Midas, yang tadinya hidup mewah dan punya segala-galanya, kini justru terlunta-lunta karena gila dan disia-siakan oleh rakyatnya. Tak ada satu pun yang peduli terhadapnya.
Baca Lanjutannya…

Oleh: fahrymuda | November 7, 2011

Menang Karena Suci

Fahry Refleksi*4.

Yang menang itu hanya yang suci. Sungguh menanglah orang yang menyucikan dirinya dan sungguh kalahlah orang yang mengotori dirinya (QS Asy-Syams: 9-10). Allah Mahasuci lagi Maha-mensucikan, Subbuhun Quddusun Rabbuna wa Rabbul malaikat warruh.

Menang Dalam Hidup

Karena itu, Allah, Ilah, Rabb, Malik, Khaliq itu bagi makhluk, bagi alam semesta. Semua ibadah yang diperintahkan maupun dilarang oleh-Nya sungguh untuk kesucian makhluk-Nya karena Allah yang mahasuci hanya menyukai kesucian: lahir batin, vertikal horizontal, material spiritual (QS Al-Baqarah: 222). Setidaknya, ada tiga kesucian yang harus dituju oleh setiap muslim.
Baca Lanjutannya…

Oleh: fahrymuda | November 7, 2011

Sebelum Semuanya Berlalu

Fahry Refleksi***

Suatu siang di sudut Jakarta. Puluhan orang berkumpul di sebuah mushalla. Seusai shalat Zuhur, mereka bersiap-siap melaksanakan shalat jenazah.

Sebelum shalat jenazah dimulai, imam shalat berkata, ”Para jamaah sekalian, hari ini kita akan menyalatkan salah seorang kawan kita, Si Fulan. Kemarin dia mandi sendiri, namun hari ini harus dimandikan. Kemarin dia memakai pakaian sendiri, namun hari ini harus dikafani. Biasanya dia shalat sendiri, namun hari ini harus kita shalatkan. Sebelumnya, dia bisa bepergian ke mana-mana sendiri, tetapi hari ini ia harus kita gotong dan antarkan ke liang kubur.”
Alangkah cepat semuanya berlalu dan betapa tidak terduga datangnya maut. Karena itu, nabi mengingatkan setiap Muslim agar jangan lalai. Beliau bersadba, ”Jagalah lima perkara, sebelum datang yang lima. Hidupmu sebelum matimu, sehatmu sebelum sakitmu, mudamu sebelum tuamu, kayamu sebelum miskinmu, dan lapangmu sebelum sempitmu.”

Lari Mengejar Waktu

Sudah jadi tabiat, manusia mudah mengabaikan apa-apa yang ada di tangannya. Nikmat sehat baru terasa ketika satu saja anggota tubuh ada yang sakit. Nikmat masa muda baru terasa nilainya tatkala anggota fisik sudah tak berdaya. Nikmat umur dan hidup baru terasa sangat berharga manakala malaikat maut datang menjemput.
Baca Lanjutannya…

Oleh: fahrymuda | November 7, 2011

Pedang Domacles

Fahry Refleksi**

Brentano, ekonom terkemuka Jerman pada masa Perang Dunia (PD) I, bersama puluhan ilmuwan Jerman lainnya menandatangani maklumat yang menyatakan bahwa bangsa Jerman lebih tinggi dibanding bangsa Prancis.

Pedang

Dua ekonom Prancis sahabat dekatnya tidak percaya Brentano ikut menandatangani maklumat tersebut, lalu mereka mengirimi surat untuk mengkonfirmasi. Tetapi aneh, Prof Dr Brentano balik menyurati dua sahabatnya itu, dan dengan gigih mempertahankan kebenaran maklumat tadi.

Sejak itu, terjadi perdebatan sengit lewat surat antara Brentano dan dua sahabatnya. Mengherankan, setelah PD I usai, Brentano menyurati Charles Gide, satu dari dua ekonom Prancis itu, menjelaskan bahwa dia menandatangani maklumat itu karena ditekan oleh pemerintah Jerman.
Baca Lanjutannya…

Oleh: fahrymuda | November 7, 2011

Memperlakukan Harta Anda

Fahry Refleksi*

Para sahabat di sekeliling Rasulullah saw terkenal gemar berlomba menyedekahkan harta mereka. Pernah suatu kali, nabi mengumumkan bahwa negara tengah membutuhkan dana besar untuk membiayai ekspedisi militer dalam Perang Tabuk melawan kekaisaran Romawi. Mendengar pengumuman ini, Umar bin Khattab langsung menginfakkan setengah dari total kekayaannya. Abu Bakar tak kalah dermawan. Dia malah menjadi orang pertama yang datang memenuhi panggilan jihad itu dengan memboyong empat ribu dirham, atau hampir seluruh harta kekayaannya.

Royal Carribean

Rasulullah sampai bertanya, ”Lantas, apa yang kausisakan untuk keluargamu, wahai Abu Bakar?” ”Cukuplah Allah dan Rasul-Nya,” jawab Abu Bakar, kalem. Mengetahui hal ini Umar berkata, ”Setiap kali aku berlomba dengan Abu Bakar, dia pasti menang.” Begitulah karakter para sahabat, yang mengapresiasi secara baik sabda nabi tentang sedekah. ”Barang siapa yang bersedekah di jalan Allah tanpa terjun ke medan perang, setiap dirham yang disedekahkannya akan dibalas Allah dengan tujuh ratus dirham.

Baca Lanjutannya…

Oleh: fahrymuda | Juli 7, 2011

GAGAL MENJADI PRESIDEN

“Saya ingin mati terhormat daripada hidup menanggung malu.” Benigno (Ninoy) Aquino Jr.

Lahir 1933, Ninoy punya impian dan obsesi menjadi presiden Philipina. Dari menjadi reporter, ia menjadi jurnalis, dan kemudian politisi. Ia menjadi walikota termuda di provinsinya, pada usia 22 tahun. Setelah 7 tahun memerintah, ia terkena diskualifikasi. Sebab usianya kurang 19 hari untuk dapat dipilih.

Benigno-Aquino-Jr

Sejak itu, ia ingin terus menjadi presiden. Menjadi gubernur termuda pada usia 28 tahun. Tahun 1967, ia menjadi senator termuda di Philipina pada usia 34 tahun. Mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 1973. Harapannya kandas ketika Philipina menerapkan hukum perang tahun 1972. Pemilu dibatalkan. Ia di tahan dan dijebloskan ke penjara militer selama 7 tahun 7 bulan (24 bulan di sel tersendiri). Ia diancam hukuman mati karena dituduh subversi dan tindak kriminal lain. Hidup seperti di neraka, baik bagi dia dan keluarga.

Baca Lanjutannya…

Oleh: fahrymuda | Januari 19, 2011

Negeri tanpa Konstitusi

Oleh Arifuddin Hamid*

Mungkin sudah saatnya mempertanyakan reformasi. Setelah 12 tahun roda negeri berputar, tanda-tanda kemajuan belum juga tampak. Bahkan terkesan mundur, kembali terjebak barbarisme perilaku dan pola pikir. Segurat masalah masih membayangi, persoalan hukum tetap bersoal. Entah dimana kunci jawabannya, barangkali tahun baru akan memberitahu. Namun sampai sekarang, jawaban tak kunjung datang.

Rumah tahanan bak milik pribadi, individuasi jabatan negara, sampai skandal lembaga justicia mapan layaknya serial televisi. Terjadi berkesinambungan, episode berganti dengan sistematis. Begitu sering, entah sudah episode yang ke berapa. Fakta hukum ini terjadi begitu datar, tanpa dramatisasi, tanpa keriuhan berarti. Bagai wacana biasa, berjalan searah nafas kehidupan. Hari ini kasus terjadi, esoknya hilang tanpa kesan. Hukum disandera secara kolektif, bersama digadai dengan harga murah.

Baca Lanjutannya…

Oleh: fahrymuda | Januari 19, 2011

Gayus Bak Wabah dan Gula

RUANG rapat jembar di lantai tiga gedung Komisi Pemberantasan Korupsi itu menjadi mimbar bagi pengacara senior Adnan Buyung Nasution. Kamis pekan lalu, ia diundang Komisi membeberkan kelemahan penanganan perkara dugaan mafia pajak Gayus Halomoan Tambunan, yang selama ini ditangani Markas Besar Kepolisian RI. Di hadapan pemimpin dan puluhan penyidik Komisi, Buyung memetakan sejumlah celah hukum membongkar keterlibatan wajib pajak yang diduga menyuap kliennya itu.

sang gayus

Pekan-pekan ini, KPK memang tengah getol menjaring informasi untuk memulai penyelidikan perkara Gayus. Yang dibidik para wajib pajak yang diduga menyuap bekas pegawai pajak rendahan berekening jumbo itu. Sebelumnya, beberapa kali penyidik Badan Reserse Kriminal Mabes Polri mendatangi kantor Komisi menyerahkan dokumen pendukung. Komisi juga akan segera melayangkan surat kepada Menteri Keuangan agar diizinkan mengakses data para wajib pajak itu. “Akan kami bongkar megaskandal struktural ini,” ujar Ketua KPK Busyro Muqoddas kepada Tempo, Kamis pekan lalu.

Baca Lanjutannya…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.