Oleh: fahrymuda | Februari 16, 2010

VALENTINE DENGAN BAKSO

Valentine, telah banyak menyita perhatian kita. Banyak pergelaran acara yang dimaksudkan untuk merayakan momentun yang nota bene_nya hari kasih sayang ini. Pemaknaan kita beragam dan berbeda-beda. Alkisah, banyak sahabat muda yang telah mempersiapkan diri jauh hari sebelumnya, dengan modal duit dan rencana yang terasa indah. Hal yang sering terjadi, kita kadang terjerumus pada pemaknaan yang dangkal. Ada banyak kejadian, valentina dirayakan dengan “membooking” pasangan untuk melewatkan waktu itu dengan indah. Kamar-kamar hotel meluap oleh pesanan dan  hiruk pikuk remaja berpasangan “meluapkan” kasih sayang dengan pesta hedonik. Entah, berapa “keperawan” yang jadi tumbal pada tahun ini. Ah….maaf ya saya agak berburuk sangka semata.

Semangat Valentine's

Tetapi, itulah pemaknaan sederhana kawula muda jaman kini. Bungkusan coklat dengan hias indah adalah sesaji wajibnya. Betapa kasih sayang sangat sederhana dalam makna sang remaja. Mengedepankan hasrat birahi dan hedonisme menjadi catatan renungan dalam setiap perayaan valentine. Entah darimana pula kisah valentine dirakit, dengan cerita nuansa kesetiaan dan legenda khayalnya.

Kekhawatiran kini, valentine telah membungkus sejumlah slogan kampanye seks bebas dikalangan kita. Valentine menjadi identik dengan petualangan birahi dan tetek bengeknya.   Anak-anak kita, dicemari oleh semangat petualangan dan eksplotasi hawa nafsu semata. Sebagai seorang yang ernah muda, gejolak darah muda dengan mudah menggelagak dan membuncah, apalagi dengan semangat valentine yang kian permisif dengan rakitan cerita pelampiasan semangat nafsu yang kian termaklumkan.  Betapa, kita tidak semakin risau dengan gejala dan gelagat menyimpang dari perayaan valentine akhir-akhir ini.

Masihkah ada ? remaja-remaja kita yang dengan bangga dan berani bertutur : saya merayakan valentine dengan pesta makan bakso kepala sapi yan lezat gurih. Mungkin, terdengar hirau ketawa cengingisan dari sahabat muda lainnya. Aneh ya ???

Happy Valentine's Days

Moga saja valentine tetap menyirat semangat positifisme kita semua.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: